Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan pola pikir produk (minimal produk) yang menempatkan pengguna sebagai pusat dari setiap keputusan desain dan pengembangan. Mahasiswa diajak untuk mengenali dan memahami pengguna secara mendalam —siapa mereka, bagaimana kondisi hidup mereka, alasan menggunakan produk, pengalaman mereka saat berinteraksi dengan produk, hingga keadaan pikiran sebelum dan sesudah menggunakannya.

Melalui pendekatan berbasis empati dan observasi, siswa akan mengasah kepekaan terhadap kebutuhan pengguna nyata , bukan asumsi pribadi atau tren pada saat tertentu.

Cocok untuk mahasiswa yang ingin membangun produk digital yang relevan, bermakna, dan benar-benar digunakan , baik sebagai inovator, perancang produk, maupun pemimpin pengembangan teknologi.

🎯 Inovasi bermakna dimulai dari memahami orang, bukan teknologi.